OVERCOMING PRIDE

Greetings Church,

Tidak terasa kita sudah memasuki bulan Maret. Saya berdoa Anda semua dalam keadaan sehat, kuat, dan terus berjalan dekat dengan Tuhan di setiap musim hidup kita. Tema kita bulan ini adalah Overcoming Pride, memilih untuk menaklukkan kesombongan dan kembali hidup dalam kerendahan hati di hadapan Tuhan. Tema bulan ini mengajak kita untuk melihat lebih dalam ke dalam hati kita, ke area yang sering kali tidak terlihat oleh orang lain tetapi sangat menentukan arah hidup kita.

Dalam Kejadian 11:1–8, kita melihat kisah tentang Menara Babel. Pada waktu itu manusia memiliki kesatuan, kemampuan, dan potensi yang besar. Namun tujuan mereka bukan untuk menggenapi panggilan Tuhan, melainkan untuk membangun nama bagi diri mereka sendiri. Mereka memilih untuk berkumpul dan meninggikan diri, bukan berjalan dalam rencana Tuhan untuk memenuhi bumi.

Firman Tuhan berkata bahwa tidak ada yang tidak dapat mereka lakukan. Artinya kapasitas mereka besar. Tetapi arah hati mereka salah. Dan di sinilah kita belajar satu kebenaran yang penting: pride dapat mengalihkan potensi kita dari tujuan Tuhan.

Sering kali kita memulai sesuatu dengan hati yang murni. Kita melayani, bekerja, dan memberi yang terbaik untuk Tuhan. Namun seiring waktu, fokus kita bisa saja berubah. Yang tadinya untuk Tuhan, perlahan menjadi untuk diri sendiri. Yang tadinya karena ketaatan, berubah menjadi karena pencapaian. Tanpa sadar, kita mulai menempatkan diri di pusat, bukan lagi Tuhan.

Bulan ini saya ingin mengajak kita semua untuk datang kepada Tuhan dengan hati yang jujur.

  • Apakah saya masih menaruh Tuhan di pusat hidup saya?
  • Apakah motivasi saya masih untuk tujuan-Nya?
  • Apakah saya masih berjalan dengan kerendahan hati di hadapan Tuhan?

Kerendahan hati bukan berarti kita merendahkan diri secara tidak sehat. Kerendahan hati adalah kesadaran bahwa semua yang kita miliki berasal dari Tuhan dan keputusan untuk tetap berjalan dalam ketergantungan kepada-Nya.

Tuhan mengacaukan bahasa di Babel bukan untuk menghukum tanpa tujuan, tetapi untuk mengembalikan manusia kepada arah yang benar. Saya percaya Tuhan juga rindu menata ulang hati dan arah hidup kita, supaya kita kembali berjalan dalam rencana-Nya.

Mari kita jalani bulan Maret ini dengan kerendahan hati di hadapan Tuhan. Biarkan Dia memurnikan motivasi kita, menuntun langkah kita, dan membangun hidup kita sesuai dengan tujuan-Nya.

Ad majorem Dei gloriam,

Ps. Sam and Naf Hartanto