A NEW WELL

Greetings Church, 

Selamat datang di bulan Agustus. Saya berdoa Anda semua berada dalam keadaan sehat, tetap dikuatkan di dalam Tuhan, dan terus mengalami kasih setia-Nya dalam setiap musim kehidupan.

Di bulan ini kita akan bersama-sama belajar melalui tema A New Well. Tema ini mengajak kita melihat bahwa Tuhan bukan hanya Allah yang memberikan janji, tetapi juga Allah yang menyediakan segala sesuatu yang kita perlukan 

untuk hidup di dalam penggenapan janji-Nya. 

Dalam Kejadian 26, kita melihat Ishak menghadapi musim yang tidak mudah. Negeri itu sedang mengalami kelaparan. Secara manusia, masuk akal jika Ishak mencari tempat yang lebih aman atau lebih menjanjikan. Namun Tuhan 

justru memintanya untuk tetap tinggal dan mempercayai-Nya. 

Ishak memilih taat. Ia tidak membiarkan keadaan menentukan langkahnya, tetapi membiarkan firman Tuhan menjadi dasar setiap keputusannya.

Menariknya, setelah Tuhan menampakkan diri kepadanya, Alkitab mencatat respons Ishak yang sangat sederhana tetapi penuh makna. 

Lalu Ishak mendirikan mezbah di situ, memanggil nama TUHAN, memasang kemahnya di situ, dan hamba-hambanya menggali sumur di situ.” (Kejadian 26:25) 

Urutannya tidak kebetulan. Ishak membangun mezbah terlebih dahulu, baru kemudian menggali sumur. Sebelum melihat penyediaan Tuhan, ia terlebih dahulu memilih untuk menyembah. Sebelum menerima apa yang ia butuhkan, ia terlebih dahulu membangun hubungan dengan Pribadi yang sanggup menyediakan semuanya. 

Sering kali kita juga memiliki “sumur” yang sedang kita cari. Mungkin itu adalah pekerjaan yang baru, pemulihan dalam keluarga, terobosan dalam pelayanan, arah yang lebih jelas, atau jawaban atas doa yang sudah lama kita nantikan. Tidak ada yang salah dengan semua itu. Namun kisah Ishak mengingatkan kita bahwa jangan sampai pencarian akan “sumur” membuat kita melupakan “mezbah”.

Terkadang kita begitu sibuk meminta Tuhan membuka pintu yang baru, tetapi lupa menyediakan waktu untuk menikmati hadirat-Nya. Kita berharap Tuhan mengubah keadaan kita, padahal sering kali Tuhan sedang lebih dahulu membentuk hati kita. Sebab Tuhan bukan hanya peduli pada apa yang kita terima, tetapi juga pada pribadi seperti apa kita ketika menerimanya.

Saya percaya penyediaan Tuhan tidak pernah terlambat. Namun penyediaan itu sering kali datang kepada hati yang tetap percaya, tetap taat, dan tetap menyembah, bahkan ketika keadaan belum berubah.

Bulan ini, saya ingin mengajak kita semua untuk merenungkan: 

  • Apa “sumur” yang sedang saya nantikan dalam hidup saya saat ini? 
  • Apakah saya tetap membangun hubungan dengan Tuhan di tengah proses tersebut? 
  • Langkah ketaatan apa yang Tuhan sedang minta saya ambil hari ini? 

Kiranya melalui tema bulan ini, kita belajar bahwa Tuhan tidak hanya membuka sumur-sumur yang baru, tetapi juga membentuk hidup kita menjadi pribadi yang semakin mengenal dan mengandalkan-Nya. 

Mari kita jalani bulan Agustus ini dengan hati yang tetap menyembah, langkah yang tetap taat, dan iman yang tetap teguh. Sebab Tuhan yang memanggil kita adalah Tuhan yang juga akan menyediakan segala sesuatu yang kita perlukan untuk menggenapi setiap janji-Nya. 

Ad Majorem Dei Gloriam, 
Ps. Sam and Naf Hartanto