EASY YOKE

Amos 3 : 3 (TB) “Berjalankah dua orang bersama-sama, jika mereka belum berjanji?”

Tuhan sangat menekankan kata “berjalan bersama dengan Dia”, bahkan di dalam Alkitab berkali-kali kita pernah dengar bahwa langkah orang benar itu dituntun oleh Tuhan. Jika kita melihat kepada ‘kuk’ atau ‘beban’ yang dikenakan ke atas lembu supaya bisa membajak sebidang tanah, maka di dalam Alkitab seringkali diartikan sebagai sepasang lembu yang bekerja bersama-sama di kiri dan di kanan untuk melakukan pelembutan pada bidang tanah yang menjadi bagian mereka. Lembu kiri dan lembu kanan bekerja bersama-sama.

Ketika Yesus sendiri mengatakan bahwa bebanKu itu ringan, ‘kuk’-Ku itu enak, Dia sebetulnya sedang mengakatan sesuatu yang penuh dengan kasih karunia, dimana sebetulnya tugas terbesar telah dikerjakan oleh Dia sendiri diatas kayu salib. Kuasa terbesar telah kita peroleh melalui kebangkitanNya.

Sekarang, tugas kita bukannya fokus kepada bebannya, meskipun saya tahu dalam hidup kadang beban itu berat, tetapi kita harus fokus kepada langkahnya atau perjalanannya. Selama langkah kita seirama dan seiring dengan langkahNya Tuhan, maka beban itu akan semakin ringan. Ini berbicara bukan hanya tentang disiplin, ini bicara bukan urusan agamawi atau sekedar legalistik seperti : kita harus melakukan ini dan harus melakukan itu. Kalau saya boleh merangkumkan ini semuanya berbicara tentang fellowship atau persekutuan dengan Dia.

Pada dasarnya, tidak bisa dua orang berjalan bersama-sama kecuali mereka mengadakan perjanjian untuk selalu bersama-sama. Pertanyaan saya di minggu yang pertama ini sederhana sekali : “Bagaimana perjanjianmu dengan Tuhan?”

Apakah Anda dan saya masih berniat untuk menjalankan perjanjian itu? Karena Tuhan yang kita sembah tidak pernah ingkar janji, Dia selalu melaksanakan janjiNya dalam kehidupan Anda dan saya. Dapatkah dua orang bersama-sama jika mereka belum berjanji? Jawabannya tidak mungkin. Mari sama-sama kita menguji hati kita, menguji sikap kita dihadapan Tuhan. Dia rindu supaya ada pertemanan dan persahabatan, tetapi Dia bukan Tuhan yang hanya sekedar bersahabat dengan kita, tetapi Dia ingin membuat kehidupan kita menjadi lebih maju dan lebih baik.

Doa saya di bulan ini, Anda betul-betul dalam musim yang siap untuk menerima perkara yang baru di dalam Tuhan. Jangan kendorkan apa yang seharusnya dikencangkan, jangan menebang apapun yang sedang bertumbuh, teruslah maju. Saya tahu kadang tidak mudah, tapi bukankah bebanNya ringan dan kukNya enak adalah janji dari Yesus sendiri? 

Ad Majorem Dei Gloriam,

Living the dream,

Ps. Sam and Naf Hartanto.