CLARITY

Hello Church!

Selamat datang di bulan April, di mana tema kita pada musim ini adalah Clarity atau Kejelasan. Banyak hal dalam kehidupan kita memerlukan kejelasan. Contoh: Apakah sebenarnya tugas dan pekerjaan kita di dalam marketplace? Pasti anda akan menanyakan, apa yang harus saya kerjakan setiap hari? Bagaimana schedule saya? Apa wewenang saya? Apa batasan saya? Begitu juga di dalam keluarga. Karena itu Firman Tuhan menyatakan dengan sangat jelas sekali apa peran ayah sebagai imam, peran ibu dan juga tugas serta kewajiban anak-anak. Bahkan Tuhan memberikan 10 Hukum Taurat di dalam perjanjian lama dan lebih dari 600 peraturan-peraturan yang lain. Karena Dia bukanlah Tuhan yang tidak jelas, Dia penuh dengan segala macam kejelasan yang penting buat kehidupan manusia.

Hari ini saya berdoa semua dari kita bukan hanya hidup dengan iman dan berandai-andai akan masa depan, tetapi setiap dari kita sadar akan kejelasan yang Tuhan berikan lewat setiap hari kehidupan kita. Banyak sekali hal yang jelas yang bisa kita lakukan. Banyak sekali schedule atau penjadwalan yang mungkin perlu kita perjelas. Dimana kita harus mempertanggungjawabkan setiap waktu yang ada dalam kehidupan ini di hadapan Tuhan suatu kali nanti. Harus ada kejelasan di dalam komunikasi antara suami dan istri. Mungkin ada kebuntuan, mungkin ada kerancuan selama ini. Bicarakanlah baik-baik. Harus ada kejelasan ketika anda menjadi orangtua dan berbicara kepada anak. Jangan pernah tutup jalur komunikasi dengan keluarga kita. Biar segala sesuatu diterangi oleh FirmanNya dan oleh Roh Kudus sendiri.

Kejelasan adalah sesuatu yang dituliskan di dalam Firman Tuhan. Yesus mencelikkan mata orang yang buta, supaya penglihatan mereka menjadi jelas. Yesus juga berkata bahwa barangsiapa bertelinga hendaklah dia mendengar. Wahyu berkata barangsiapa bertelinga hendaklah dia mendengar apa yang Roh katakan kepada Jemaat. Itu semuanya dimaksudkan supaya kita bisa mempunyai panca indra yang jelas, menerima apapun yang baik dari Tuhan.

Doa saya sungguh menghadapi new normal ke depan, biar kita menjadi orang-orang yang punya kejelasan yang hakiki di hadapan Tuhan dan juga manusia.

Living the Dream,

Ps. Sam and Naf Hartanto